Rabu, 08 April 2015

TUGAS ONLINE 1 - AKUNTANSI KEUANGAN RS


Tugas online 1 Akuntansi Keuangan RS seksi 10
01/02/10 “A” mendirikan klinik “A” dan menyetorkan dana sebesar 120.000 serta sebuah gedung senilai 560.000 sebagai modal dasar klinik “A”.
Dibeli perlengkapan medis senilai 24.000 dan baru dibayar 14.000, sisanya kan dilunasi bulan depan.
Dibeli Peralatan medis senilai 56.400 tunai
02/02/10 Dilaksanakan jasa medis senilai 15.600
Diterima uang muka pasien rawat inap 2.400
03/02/10 Dibayar biaya promosi senilai 1.600
04/02/10 Diterima dari pasien rawat inap tgl 02/02/10 uang senilai  7.600 atas jasa perawatan yang diberikan.
05/02/10 Dibeli Peralatan kantor senilai 34.600 baru dibayar 12.000 sisanya akan dilunasi bulan yad.
Dibeli Perlengkapan kantor senilai 2.600
06/02/10 Dibayar gaji karyawan sebesar 4.700
08/02/10 Diterima pembayaran dari pasien atas jasa medis sebesar 4.700
10/02/10 Dilaksanakan jasa medis senilai 2.400 pasien baru membayar 1.600 sisanya dijanjikan akan dibayar minggu depan.
11/02/10 “A” mengambil uang untuk keperluan pribadi senilai 1.000
Dibayar biaya transportasi sebesar 600.
12/02/10 Dilaksanakan perawatan medis dan diterima pembayaran dari pasien sebesar 3.400
14/02/10 Dibayar biaya promosi senilai 860
15/02/10 Dibayar gaji karyawan sebesar 4.700
17/02/10 Diterima uang muka rawat inap dari pasien sebesar 4.000
18/02/10 Dibayar biaya listrik, telp dan air sebesar 1.200
19/02/10 Diterima pembayaran pasien dari transaksi tgl10/02/10.
20/02/10 Dilaksanakan jasa konsultasi kesehatan dan diterima pembayaran sebesar 1.300
21/02/10 Dibayar sebagian hutang transaksi tgl 01/02/10 sebesar 5.000
22/02/10 Dibayar gaji karyawan sebesar 4.700
24/02/10 Dibayar pelunasan hutang tgl 01/02/10
25/02/10 Diterima pembayaran dari pasien atas jasa KB yg diberikan sebesar 1.200
26/02/10 Dilaksanakan perawatan medis senilai 2.300 dan pasien baru membayar 1.100 sisanya dijanjikan akan dibayar kemudian.
28/02/10 Dibayar hutang transaksi tgl 05/02/10.
Diminta: Jurnallah transaksi tersebut diatas dan lakukanlah posting serta siapkan Trial-Balance.
===Selamat Bekerja===

Jawaban


JURNAL

DATE
DECRIPTION
DEBIT
CREDIT
01/02/10
Cash
Building
   “A” Capital
Medical supplies
   Cash
   Account payable
Medical equipment
   Cash

120.000
560.000

24.000


56.400




680.000

14.000
10.000

56.400

02/02/10
Cash
   Medical service revenue
Cash
   Unearned service revenue

15.600

2.400




15.600

2.400

03/02/10
Advertising expense
   Cash

1.600


1.600

04/02/10
Cash
Unearned service
   Medical service revenue (02/02/10)

7.600
2.400



10.000

05/02/10
Office equipment
   Cash
   Account payable
Office supplies
   Cash

34.600


2.600


12.000
22.600

2.600

06/02/10
Salaries expense
   Cash

4.700


4.700

08/02/10
Cash
   Medical service revenue

4.700


4.700

10/02/10
Cash
Account receivables
   Medical service revenue

1.600
   800



2.400

11/02/10
Withdrawals
   Cash
Transportation expense
   Cash

1.000

  600


1.000

   600

12/02/10
Cash
   Medical service revenue

3.400


3.400

14/02/10
Advertising expense
   Cash

860

860
15/02/10
Salaries expense
   Cash

4.700


4.700

17/02/10
Cash
   Unearned service revenue

4.000


4.000

18/02/10
Utilities expense
   Cash

1.200


1.200

19/02/10
Cash
   Account Receivables  (10/02/10)

800


800

20/02/10
Cash
   Medical service revenue

1.300


1.300

21/02/10
Account payable (01/02/10)
   Cash

5.000


5.000

22/02/10
Salaries expenses
   Cash

4.700


4.700

24/02/10
Account payable (01/02/10)
   Cash

5.000


5.000

25/02/10
Cash
   Medical service revenue

1.200


1.200

26/02/10
Cash
Account receivables
   Medical service revenue

1.100
1.200



2.300

2802/10/
Account payable
   Cash

22.600


22.600

JUMLAH
897.660
897.660

























































































Trial- Balance
Account Number
Account Title
Debit
Credit
10001
Cash
26.740

10002
Account receivables
1.200

10003
Medical supplies
24.000

10004
Office supplies
2.600

11001
Medical equipment
56.400

11002
Office equipment
34.600

11004
Building
560.000

20001
Account payable


20002
Unearned service revenue

4.000
30001
“A” Capital

680.000
31001
Withdrawals
1.000

40001
Medical service revenue

40.900
50001
Salaries expense
14.100

50002
Transportation expense
600

50003
Advertising expense
2.460

50004
Utilities expense
1.200

Total
724.900
724.900

Senin, 06 April 2015

ISI DAN STRUKTUR REKAM MEDIS


Tugas online 1 Manajemen Rekam Medis
1. Baca dan pelajari materi ISI dan STRUKTUR REKAM MEDIS
http://lilywidjaja.weblog.esaunggul.ac.id/2014/10/14/isi-dan-struktur-rekam-medis-2/

2. Buatlah tugas sebagai berikut:
http://lilywidjaja.weblog.esaunggul.ac.id/2014/10/14/tugas-online-1-pertemuan-ke-4/ ‎

a. Faktor apa yang mempengaruhi isi rekam medis!
b. Jelaskan beda SOMR dengan IMR, silahkan dengankata-kata anda sendiri.
c. Jelaskan beda POMR dengan IMR, silahkan dengankata-kata anda sendiri.
3. Tugas dikirim ke weblog ini. tidak pada email.


ISI DAN STRUKTUR REKAM MEDIS 

Image result for universitas esa unggul

Disusun oleh :
Maftuhatun Nadhiroh
2014.31.210


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA
2014-2015


BAB I
PENDAHULUAN


Latar Belakang

Kelengkapan dokumen rekam medis merupakan hal yang sangat penting karena berpengaruh terhadap proses pelayanan yang dilakukan oleh petugas medis dan mempengaruhi kualitas dari suatu pelayanan  rumah sakit tersebut. Salah satu cara menilai  mutu pelayanan rumah sakit, dapat dilihat dari pengelolaan berkas rekam medis pasien, khususnya pasien rawat inap sesuai hak dan kewajiban rumah sakit bahwa dokumen rekam medis statusnya milik rumah sakit sedangkan isinya merupakan milik pasien, oleh karena itu rumah sakit harus menjaga dokumen itu dengan sangat baik.

Dokumen rekam medis dikatakan lengkap apabila memenuhi indikator dalam kelengkapan pengisian, keakuratan, tepat waktu, sehingga dapat dipercaya dan lengkap maka perlu dilakukan peninjauan kelengkapannya. Apabila dokumen rekam medis belum lengkap setelah pasien selesai pelayanan atau perawatan dengan batas waktu pelengkapan dokumen rekam medis 2 x 24 jam dapat dikategorikan sebagai IMR (Incomplete Medical Record) sedangkan dokumen rekam medis yang belum lengkap setelah melebihi masa pelengkapan dari masing – masing unit pelayanan dengan batas waktu pelengkapan  dokumen rekam medis lebih dari 14 hari maka dokumen rekam medis dikategorikan DMR (Delinquent Medical Record). Faktor penyebab terjadinya ketidaklengkapan dokumen rekam  medis pasien  rawat  inap disebabkan oleh aspek sumber daya manusia dan aspek prosedur pelaksanaan.



BAB II
PEMBAHASAN


1.         Faktor – Faktor  Yang Mempengaruhi Isi Rekam Medis

1.1       Jenis Fasilitas Asuhan Kesehatan
1.   Ambulatory care (pelayanan  rawat  jalan) yang terdapat di :
a.   Rumah sakit : UGD, Poliklinik, Day Surgery
b.   Berdiri sendiri (bisa juga berafiliasi dengan Rumah Sakit) seperti Health Maintenance Organization, Puskesmas, Klinik Bedah, Klinik Gawat Darurat, Klinik Dialisis, Pusat Kesehatan Mental dan Praktek Dokter.
2.   Hospital care (pelayanan rawat inap) yang terdiri dari :
a.   Hospital Acute Care < 30 hari
Contoh : RS. Umum, RS. Bersalin dan RS. Bedah
b.   Long  Term Care >30 hari
Contoh : RS. Jiwa, RS. Kusta, RS. Kanker, RS. Jantung, RS. Rehabilitasi Ketergantungan  Obat dan sebagainya.

1.2       Tipe Format Rekam Medis
1.   Source Oriented Medical Record (SOMR)
Format rekam medis berdasarkan sumber pelayanan. Setiap lembar disusun berdasarkan tanggal yang disusun secara kronologis di nurse station
.
2.   Problem Oriented Medical Record (POMR)
Format rekam medis berdasarkan masalah. Dokter menyimpulkan dan mengikuti setiap problem klinis secara individu (sendiri-sendiri) dan memecahkan masalah tersebut secara bersama-sama. POMR mempunyai 4 bagian, yaitu :
1.     Data Base (Data Dasar)
Berupa : data demografi, riwayat kesehatan data biologis, riwayat tindakan pencegahan, data berbagai faktor resiko, dan data kesehatan lingkungan rumah dan pemukiman,struktur keluarga, fungsi keluarga dan aplikasinya
2.     Problem List (Daftar Masalah)
Berasal dari hasil anamnesis, hasil pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan penunjang dicatat adanya masalah: anatomi, fisiologi, sosial, ekonomi, mental dan perilaku, dan tulisankan penilaiannya (assessment).
3.      Initial Plan (Rencana Awal)
Pada bagian ini dicatat: diagnosis dengan terapi, prosedur lacak dan edukasi pasien yang akan dilakukan
4.     Progress Notes (Catatan Perkembangan)
Pada bagian ini dicatat kemajuan yang diperoleh sebagai hasil dari tindakan yang telah dilakukan untuk setiap masalah kesehatan. Dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
–         Uraian narasi (narrative notes)
–         Lembar alur (floe sheets)
–         Ringkasan setelah pasien sembuh (discharge summary)

3.   Integrated Medical Record (IMR)
IMR merupakan format rekam medis berdasarkan kronologis. Di Nurse Station disusun dengan yang terbaru disusun di paling atas dan pada saat pulang disusun kembali dari awal sampai akhir, Kunci dari IMR adalah seluruh sumber pemberi pelayanan dijadikan satu. 

2.          Perbedaan SOMR dengan IMR
SOMR dan IMR merupakan bentuk atau tipe format rekam medis. yaitu suatu pola pengorganisasian dari form-form atau lembaran-lembaran dan isi rekam medis.

2.1       SOMR (Source Oriented Medical Record)
SOMR merupakan model rekam  medis berorientasi sumber pelayanan, jadi setiap unit pada sarana pelayanan kesehatan menyimpan dan mengisi masing-masing rekaman atau data tentang pelayanan yang sudah diberikan pada pasien tanpa melihat atau mempelajari rekaman atau catatan dari unit pelayanan yang lain. Kelebihan dari sistem ini adalah mudah mengevaluasi setiap unit pelayanan. Kekurangannya, jika dokter atau tenaga medis membutuhkan data medis pasien maka akan sulit mendapatkannya karena terpisah di berbagai tempat sehingga memakan waktu dan sumber daya.
Kelebihan dari SOMR :
Laporan terorganisir  berdasarkan setiap sumber pelayanan dalam suatu bagian sehingga memudahkan untuk menentukan penilaian, pengobatan dan observasi pada setiap pelayanan yang telah diberikan.
Kekurangan dari SOMR :
Tidak mungkin untuk menentukan secara cepat masalah dan pengobatan yang telah diberikan kepada pasien pada suatu waktu oleh karena data terkumpul berdasarkan pelayanan yang diberikan bukan berdasarkan masalah atau problem integrasi dari waktu berikutnya.

2.2       IMR (Integrated  Medical Record)
IMR merupakan format rekam medis berdasarkan kronologis. Di Nurse Station disusun dengan yang terbaru disusun di paling atas dan pada saat pulang disusun kembali dari awal sampai akhir, Kunci dari IMR adalah seluruh sumber pemberi pelayanan dijadikan satu.
Ada beberapa variasi IMR namun pada umumnya integrasi catatan perkembangan (Progress notes) semua pemberi pelayanan membuat catatan pada form yang sama.
Kelebihan dari IMR
Perkembangan pasien dapat diketahui secara cepat, oleh karena seluruh catatan disatukan.
Kekurangan dari IMR
Hanya 1 orang pemberi pelayanan yang dapat mencatat perkembangan pasien pada satu waktu. Sulit mengidentifikasi pekerjaan perorangan, kecuali catatan yang biasanya ada titel dari pencatat dan dokter sering merasa catatan hanya menitik beratkan pada kebiasaan untuk membedakannya dengan profesi lain yang memberikan pelayanan kepada pasien.

3.         Perbedaan POMR dengan IMR

3.1       POMR (Problem Oriented Medical Record)
POMR merupakan format rekam medis berdasarkan masalah. Dokter menyimpulkan dan mengikuti setiap problem klinis secara individu (sendiri-sendiri) dan memecahkan masalah tersebut secara bersama-sama.
Keuntungan POMR
Dokter diharapkan untuk mempertimbangkan seluruh problem pasien dalam segala keadaan, catatan jelas, mengidentifikasi tujuan dan metode pengobatan, lengkapnya catatan dari dokter.
Kerugian POMR
Pelatihan dan tanggung jawaab tambahan bagi staf professional dan staf medis.

3.2       IMR (Integrated Medical Record)
IMR merupakan format rekam medis berdasarkan kronologis. Di Nurse Station disusun dengan yang terbaru disusun di paling atas dan pada saat pulang disusun kembali dari awal sampai akhir. Semua pemberi pelayanan membuat catatan pada form yang sama.
Keuntungan IMR
Mengurangi jumlah form dan mendorong pelayanan kesehatan bekerja secara tim.
Kekurangan IMR
Keputusan untuk menentukan format rekam medis adalah staf medis dengan persetujuan komite RM.


BAB III
PENUTUP

 Kesimpulan

Isi  rekam medis dipengaruhi oleh bentuk pelayanan kesehatan (pelayanan rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat), bentuk klasifikasi jenis pelayanan (umum atau khusus), dan bentuk status kepemilikan sarana pelayanan kesehatan (swasta atau pemerintah pusat/daerah), serta tipe format rekam medis ( SOMR, POMR dan IMR).
Perbedaan SOMR dengan IMR
SOMR merupakan format rekam medis berdasarkan sumber, satu dokter spesialis mempunyai lembaran sendiri. Sedangkan IMR merupakan format rekam medis berdasarkan kronologis, semua dokter memiliki rekam medis yang sama dalam satu lembar.
Perbedaan POMR dengan IMR
POMR merupakan format rekam medis berdasarkan masalah, membutuhkan banyak form, dokter menyimpulkan dan mengikuti problem klinis secara individu (sendiri-sendiri). Sedangkan IMR merupakan format rekam medis berdasarkan kronologis, mengurangi jumlah form karena semua pemberi pelayanan membuat catatan pada form yang sama dan mendorong pelayanan kesehatan bekerja secara tim.